Perusahaan Madu New Zealand dan Universitas Jerman merancang standar madu manuka

Sebuah perusahaan madu New Zealand dan sebuah Universitas Jerman bergabung untuk menetapkan standar industri dalam rangla penggunaan madu manuka dalam aplikasi penyembuhan luka, penaganan masalah perut dan kulit, serta secara potensial dalam hal melawan kanker.
MGO 400+ with fresh royal jelly
Gerakan-gerakan muncul setelah adanya penemuan oleh para peneliti Universitas tentang senyawa yang bertanggungjawab atas aktifitas antibakteri madu manuka.
Manuka Health New Zealand Te Awamutu dan Universitas Tehnik Dresden membentuk kemitraan untuk menetapkan sebuah proses untuk menstandarisasi kadar senyawa tersebut dalam madu manuka.
Pada saat pengumuman kemitraan hari ini, Chief Executif Kerry Paul mengatakan bahwa Insitut Universitas Kimia Pangan adalah yang pertama yang mengidentifikasi senyawa MGO (methilglioxal) dan membuktikan kadarnya yang tinggi dalam beberapa madu manuka New Zealand.
Mr Paul mengatakan bahwa penemuan bahwa kemampuan antibakteri madu secara langsung berhubungan dengan kadar MGO, sangat berarti bagi industri.
Kita telah mengetahui  saat ini bahwa madu manuka memiliki sifat ini. Istilah Unique Manuka Factor digunakan untuk menjelaskan efek antibakteri yang secara konsisten dapat dipercaya, dan UMF telah dipatenkan menjadi merk dagang oleh AMHA.
“Namun kita tidak tahu sampai Jerman menemukan senyawa yang  bertanggungjawab atas sifat tersebut”.
“Tahap selanjutnya adalah bersama industri  meletakkan proses standar pada suatu tempat secara independent untuk menetapkan standar kadar MGO dalam produk kesehatan berbasis lebah” kata dia.
Mr Paul mengatakan madu manuka telah dikenal karena aktivitas antibakterinya yang terpercaya, membuatnya sangat efektif untuk mengatasi masalah-masalah usus-lambung dan kulit, serta luka.
Meskipun demikian, dengan identifikasi MGO, aplikasi lebih lanjut terhadap madu manuka sanagat mungkin dilakukan, termasuk digunakan sebaagai agen tumorcidal untuk melawan kanker.
Sebuah tim peneliti yang dipimpin Prof Thomas Henle, Kepala Institut Kiamia Pangan di Dresden, telah menguji lebih dari 80 madu dari seluruh dunia dan menemukan kadar MGO 700 mg/kg dalam beberapa madu manuka New Zealand, lebih dari 70 kali lebih tinggi dari madu biasa. Penelitian sebelumnya menunjukkan konsentrasi tertginggi dalam makanan atau minuman adalah 100 mg/kg dalam kopi dan coklat.
Mr Paul mengatakan selama penelitian  mereka, tim Prof Henle’s mengembangkan pengujian untuk mengukur kadar MGO dalam madu.
Mr Paul mengatakan bahwa peneliti-peneliti medis telah menemukan bahwa MGO berpotensi melawan sel-sel tumor dalam tubuh dan memiliki efek penyembuhan pada banyak jenis kanker pada hewan.
Penelitian saat ini pada manusia menunjukkan bahwa MGO menimbulkan pengurangan lengkap sebesar 40% terhadap tumor, dengan pengurangan sebesar  40% pada bagian yang lain. Penelitian lebih lanjut tengah dilakukan untuk meningkatkan teknik-teknik perlakuannya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: